Lebaran dan Pencarian Umur Mak Haji –阿富汗阿卜杜勒·贝斯特(Afwan Abdul Basit)

Lebaran dan Pencarian Umur Mak Haji

Lebaran bagi orang-orang kampung di sekitar Kecamatan Gunung Tanjung,Kabupaten Tasikmalaya,bukanlah perkara salah-benar penulisan kata / kalimat Idul Fitri atau Idulfitri 。 Bagi kami lebaran adalah soal masa lalu dan masa kini。 艾达·瓦拉(Ada Warah)艾达·齐拉(Ada Ziarah)瓦拉·亚达拉·佩拉亚兰 Ia sebentuk wewejang,peringatan,dan tabur doa yang selalu dipanjatkan ketika bertemu maupun hanya berkabar。 Bahasa yang menunjuk hari raya tidak terlalu penting di sini。 Lebih-lebih sebetulnya反刍。 Hidup sudah susah,Mengapa pelafalan mesti dipersulit?

Lebih dari itu,menurutku,kerumitan berbahasa kita,sesungguhnya,diaawali dari kegagapan kita sebagai sebuah komunitas berbayang dalam menyerap bahasa lokal dan asing menjadi bahasa persatuan和巴哈萨印度尼西亚。

Di sini,dipedaman Priangan yang masih asri ini, Lebaran masih unggul ketimbang Idulfitri ,pun Lebaran Haji lebih sering dipkai tinimbang Iduladha 。 Maka,jangan berharap lebih terubahnya kondisi masyarakat di sini hanya dengan menyalahkan dan mengharuskan penggunaan / penulisan kata maupun kalimat yang sesuai dengan kaidahnya。 Toh ,Petafalan terhadap,setiap huruf,resmi dalam kebahasaan,kita sungguh masih rumit。 玛卡(Maka),塔皮(Tapi melulu)Soal kebiasaan。 Dan,Kita Harus Jujur,Kurikulum Pendidikan Kita Masih Acak-Kadut。 Kurikulum masih sulit menancapkan pengetahuan nan ciamik,apalagi mengubah kebiasaan burik。

Kendati demikian,bagiku,Basha justru berfungsi sebagai jembatan untuk menyusuri kenyataan sosial yang berubah dalam jangka waktu yang tak pernah bisa ditentukan。 Bahasa adalah simbol sejarah,bahasa adalah kunci labirin manusia dalam setiap lakonnya,bahasa adalah lokus kehidupan kita。 Dan bahasa menggerakkanku untuk menyusuri sejarah diriku,juga orang sekitarku。

Penelusuran itu memang bisa kapan saja dilakukan, 塔皮 Lebaran memang paling pas dijadikan mesin waktu yang mengantarkanku menelusuri masa lalu untuk,setidaknya,mengetahui sejauh mana sejarah berjalan macinga inia kanainam。 塞巴利佩兰陶市的特里比(Terlebih), 利巴兰岛( Lebaran)西坎(Bakan) Sejarah semestinya tidak didasari信息摘要,karena itu membutuhkan kesesuaian antara dan dari berbagai参数。 Di sinilah,setidaknya,kita membutuhkan pelaku sejarah。 Kali ini pelaku sejarah yang setiap ceritanya kutelusuri adalah nenek buyutku。


Kami memanggilnya Mak Haji。 Ia adalah nenek buyutku,ibu dari nenekku,nenek dari ibuku。 娜玛·阿斯林亚·阿米拉(Nama aslinya Armilah)。 丹苏达·图阿(Tuntunya)。 Justru di sinilah masalahnya,dia tidak tahu setua apa dirinya dalam deret hitung umur。 Semua orang di kampungnya tahu siapa dia,tapi tidak semua orang tahu perjalanan hidupnya di masa lampu,sebab umurnya pun han han kira-kira,sementara teman seperjuangan dan kakak-adiknya sudah tiada。 Dia sudah jadi tunggulgenerasinya di saat ini。 Manusia sekitarnya memang sudah banyak beranak-pinak,塔皮迪亚海坎森迪里。 Sendiri dalam kesenyapan masa lalu di tengah gemuruh arus zaman。

Aneka versi perhitungan umurnya sudah malang-melintang di telingaku。 Ada yang menyebutnya 100 tahun,90 tahun,80 tahun,sekian,sekian,sekian。 南门,semuanya susah dipercaya兰塔兰达达参数阳jelas。 Terlebih,蒂琳娜·森迪里·蒂达克·塔胡。 Jangankan Mak Haji,nenek pun tidak tahu pasti umur dirinya sudah berapa tahun。

Baheula mah kolot teh euweuh numérényaho dijurukeun taun sabaraha,da keur perang,锡布克ngungsi。

贝克拉 Kerumitan pertama sudah mencuat。 肯雅塔尔社会党(Kenyatanan sosial memang tidak jarang menjadikan kita mengetahui sekaligus buta terhadap berbagai hal,bahkan terhadap umur sendiri)。 Untungnya,肯尼亚(Kenyataan lain)Jadi petunjuk menelusuri ketidaktahuan itu。 Untuk mengetahui umur Mak Haji,pijakan pertamanya adalah perang dan mengungsi

Sebelum itu,mak Haji menggunakan perhitungan umur anak-cucunya。 Aku berumur 31 tahun,anak ketiga Ibuku。 Kakakku Yang Pertama Berumur 40 Tahun,Kakak Kedua Sudah Meninggal。 Ibuku menikah di umur 16 tahun,ditambah kurang lebih pasca menikah dan setahun mengandung maka jarak ibu dan kakakku 18 tahun。 Artinya,ibuku sai ini berumur 58 tahun。 Sepengetahuan Mak Haji,15岁前。 Dengan Asumsi pasca menikah dan kesuburan yang hampir sama,maka jarak umur antara nenek dan ibuku adalah 17 tahun。 Maka setidaknya nenekku berumur sekitar 75 tahun saat ini(2018)。 Tidak jauh polanya dengan yang terjadi pada Mak Haji,ia pun menikah di usia remaja。 Dia ummperkirakan menikah di umur 15 tahun。 丹甘·阿萨姆西·帕斯卡·梅尔·卡萨穆兰·杨·汉普尔·萨玛,玛卡·贾拉克·乌穆尔·安塔拉·麦·哈吉·丹·尼内库·阿达拉17 tahun。 玛卡(Kakamungkinan Besar Nenekku Berumur 92 Tahun)。

Asumsi ini mesti dikaitkan dengan lelakon kehidupannya。 Seperti tadi yang sudah ia ucapkan, Perang dan Mengungsi Adalah Pengalaman getir dirinya。 Pertanyaannya kemudian,perang yang mana? Mengungsi akibat kejadian apa?

Sebagaimana kita ketahui pada umumnya, Perang identik dengan aksi melawan penjajahan。 Nyatanya tidak semudah itu mengambil simpulan。 Pertama,麦哈吉 Tidak Mengidentikkan kata 霹雳 胡苏·恩图克·帕拉瓦南·特哈达普·彭贾贾汉·达兰·基萨尼亚。 Pergolakan politik yang berujung aksi perlawanan / pemberontakan pun ia sebut perang,contohnya aksi DI / TII,ia juga menyebutnya perang。 Kedua ,Mak Haji juga tidak mengidentikkan perang dengan dar-der-dor bedil melawan bedil,sebab perang juga berlaku untuk pembakaran rumah penduduk,perampasan harta benta,dan kenyataan susahnya bahan pangan untuk didapat。

庞孟公 。 Sejauh yang kuketahui,孟贡斯·阿达拉·卡塔·杰尔贾·阿克巴特。 Penyebabnya bisa bermacam-macam。 塔皮(Tapi),乌木(Untuk),孟加斯比萨(Mengungsi Bisa dikhususkan hanya disebabkan tiga hal),卡雷纳(Karena Perang),本那那(Bancana)Alam,丹(Kecelakaan)。 Untuk ucapan Mak Haji,aku mensinyalir ucapan mengungsi yang dikatakan dan dikisahkannya berhubungan dengan perang。 Sebab,bencana alam besar yang membuat manusia harus mengungsi dalam rekaman orang-orang di kampungku hanyalah letusan Gunung Galunggung pada 1982年。 Sehingga orang kampungku tidak perlu mengungsi。

Karena itu,identifikasi perlu dilakukan lagi,mungkin mencocokkan kata perang dan mengungsi dengan kenyataan lain,salah satunya lewat bahasa yang berlaku di zaman itu,terutama bahasa yang mengidentikkan kata benta dan kata kerja。

Walanda Adalah Katyang Mungkin Paling Bis Dimengerti untuk kids jaman Kata yang seeaknya diucapkan orang kampung sesuai lidahnya atas Hollanda atau Belanda sebagaimana ada di kurikulum kita saat ini。 纳蒙(Namun),彭古纳(Pangguunaan),印度尼西亚(Sebagaimana),墨西拿(Mestinya Kita),印度棕榈树(印度尼西亚),印度尼西亚 Sebab,semua bule bisa dicap Walanda。 Semua manusia ras亚洲Timur退出Cina atau Jepun。 丹·瓦兰达·蒂达克(Walanda tidak),印度孟加兰人(Setelah diusir Jepang pada),1942年,塞巴(Sibab mereka)阿陶·塞苏达·凯梅尔德卡恩。

Mak Haji,sebagaimana tuturnya,sudah merasakan kegetiran di zaman Walanda。 丹,itu mesti dipercaya。 Sebab indikasinya bisa dipastikan dengan pengucapannya terhadap mobil dan sepeda dengan kata kereta 。 Jenis model喇嘛pun ia masih ingat,Mobil Dengan入门手册diputar di luar。 Jenis mobil ini tidak bisa mengidentikkan umur sebenarnya Mak Haji,sebab umur mobilur bisa berjarak lama sejak ia dibuat,asal masih menyala。 纳曼·凯莱塔·蒂达克·贝拉 ·巴吉· 德尔曼 (查尔斯·西奥多·德勒曼),阿塔·达拉姆·彭古纳 ·巴哈萨·麦格·哈吉·阿达拉· 卡哈尔。 Jujur,阿库贝卢姆Pernah Mendengar Kahar Sebagai kereta kuda,sebab kata lamp Lamp untuk dokar (dog-cart, ing ),atau sado (dos-á-dos, fr )adalah keretek (Sunda), Andong (Jawa),dan Bendi (Minang)。 Kelampauan kahar membuatku makin dalam menyusuri umur Mak Haji。

Keyakinan terhadap pengalaman Mak Haji di zaman pendudukan Belanda makin cucok dengan pengetahuan,yang menurutku,lebih rinci。 Mak Haji masih ingat kepala negara pada masa itu,meski lagi-lagi dengan pelafalan ala kadarnya,pengucapan khas orang kampung yang sebagian besar seenak lidahnya。 Ia tahu siapa itu Wilhelmina ,dengan pelafalan Hermina。 Namun pengetahuannya hanya cukup sampai pada kenyataan bahwa Hermina adalah ratu atau raja。 Ia tidak tahu bahwa nama lengkap sang ratu adalah Wilhelmina Helena Pauline Marie van Orange-Nassau 。 Ia juga tidak tahu bahwa Wilhelmina memerintah pada 1898–1948,apalagi faham bahwa Ratu Belanda itu dianggap(dalam kepala feodal-kapitalis)祝愿menyaingi Inggris。 Yang ia tahu,Ratu Belanda itu pasti ada di kepala orang-orang sekitar pada zamannya。 Pasalnya,Wajah Wilhelmina ada di mana-mana,terutama terukir dan terlukis di atas uang (Wang / Cina, Daluwang / lokal)atau duit(doit / Latin, duiten / Belanda)都在logam。

达里·彭古纳(Dari Penggunaan),卡塔·杨·梅鲁尤克(Macan Haji)和萨曼·贝兰达(Mad Haji hidup di zaman Belanda)。 阿达拉· 佩瑟( Adalah Peser)和麦哈吉·萨赫·拉希尔·迪·萨曼· 贝兰达( Mal Haji sah lahir di zaman Belanda)。 Peser merupakan satuan hitung setengah sen dalam penggunaan mata uang Gulden。 Mak Haji berucap peser waktu menceritakan lelakunya sebagai pedagang makanan ringan di pasar zaman Walanda。 Tabiat peser sama dengan kaidah satuan hitung lainnya untuk merujuk uang saat itu; ketip,benggol,gobang,picis,talen,霹雳州,丹森, yang semuanya di bawah ketiak gulden。

Pengucapan Mak Haji lagi-lagi mesti dicurigai,sebab beberapa kata yang merujuk pada uang itu masih bisa ditemukan dari mulut orang-orang digenerasi sesudahnya。 霹雳州麻将digunakan ibuku sebagai kata yang merujuk pada uang。 Mungkin hingga saat ini masih ada yang mengganti kata rupiah dalam jumlah kecil dengan霹雳州。 纳蒙(Namun),安塔拉(Hermina)和埃尔(Esmina dan Peser),是纳帕斯(Nafas)孟买(Mambuat)拉比林(Labirin)彭卡利安(Curcarian umurnya makin mengarah ke satu tujuan)。

Boits,Duitnatéhmenihérang。 Sa-pésértéhukur meunang selar(sejenis teri,伊坎·阿辛)sapincuk daun tisuk。


Tampaknya kita mesti banyak bersyukur dengan kemajuan zaman。 Bersyukur karena banyak hal positif yang bisa diciptakan,terutama kemajuan pengetahuan yang membuat banyak teknologi yang makin canggih。 Salah satunya dunia komputasi数字Denke kecanggihan算法dan kerapihan / kekayaan数据hasil evolusi manusia。 Dan dengan itu setidaknya kita bisa menengok kumpulan data yang bisa diakses di mana saja,kapan saja,dan oleh bentuk alat komputasi apa saja,termasuk ponsel pintar。

Sebagai属tanpa ponsel pintar,Mak Haji terheran-heran dengan kecanggihan zaman。 Dalam benaknya mungkin penuh pertanyaan,mengapa banyak hal bisa diketahui dari benta seluas lima sampai enam itu in? Mengapa segala hal bisa dilihat dari hape ? Atau pertanyaan lain yang mungkin tak akan pernah ia ajukan sama sekali。 Tapi,setidaknya,Mak Haji jadi tahu ada gambar koin peser bermuka Hermina yang pernah ia pegang dan kumpulkan ketika masih muda(dan berbahaya)。

Poin dari pencarian umur Mak Haji,yang mungkin cocok dengan segala asumsi dan perhitungan yang aku ajukan,sebetulnya adalah mengetahui pengalaman dirinya dan orang-orang generasi di atasnya dalam mengarungk anahikukamp amankangapakangari kangampa kangampa angangakukani kangampa kangampa kangampa kangampa angangakukaman kangampa kangampa angangaukaman kangampa garanga ukangampa garanga ukangampa kangampa kangampa angarikangampa angarikangampa angarikangampa angarikangampa angarikangampa angarikangampa angarikangampa angarikangampa naang merasakan getirnya zaman penjajahan dan pergolakan。 Karena Mungkin dari pengalaman kecil Mak Haji,kami sekeluaga — khususnya aku — bisa mengerti bahwa kehidupan serba mudah seperti kiwari mesti banyak disyukuri dan dicurigai,天通雅。

Tabik。